Tutorial Singkat Software Mini Mrp

Software mini MRP adalah salah satu software yang diperuntukan untuk menyelesaikan masalah inventori, dengan beberapa kemampuan feature tambahan yang biasanya ditemukan di software ERP. Mini MRP sangat cocok digunakan untuk bisnis berskala kecil maupun menengah. Mini MRP sangat mudah digunakan dan membutuhkan memory yang relative kecil, versi trialnya dapat anda download di minimrp.com

Tutorial mini mrp ini disajikan da dalam slide persentasi, yang awalnya dibuat untuk melengkapi tugas mata kuliah system produksi. Silakan download link dibawah ini untuk mendownload file tutorial selengkapnya, selamat berlajar.

DOWNLOAD TUTORIAL MINIMRP DISINI

E-book Triko “Membuat Dokumen Otomatis Dengan Ms.Word 2007”


E-book berjudul Belajar Membuat Dokumen Sendiri Dengan Mudah dan Sederhana ini adalah e-book yang membahas langkah demi-langkah bagaimana membuat dokumen berupa laporan , makalah,skripsi dan dokumen lainnya secara sistematis otomatis. E-book yang disusun oleh teman saya darmawan hadiputra ini memiliki tebal 67 halaman.

Saya sangat merekomendasikan e-book ini bagi siapapun yang ingin belajar membuat dokumen secara sistematis dan efisien ataupun yang ingin mempelajari lebih lanjut fungsi-fungsi dalam Microsoft word secara lebih mendalam. Bahasa yang sederhana dan kaya akan ilustrasi berupa gambar menjadikan e-book ini sangat mudah untuk dipelajari baik untuk kalangan pemakai lanjut atau pemula sekalipun.

KLIK DISINI UNTUK MENDOWNLOAD E-BOOK TRIKO.

Gerobak baso itu akhirnya disingkirkan

Apa yang saya sebut "gerobak bakso" adalah sebuah tempat untuk bertransaksi tiket parkir sepeda motor di area parkir universitas widyatama. Jika sebelumnya para pengguna sepeda motor di kampus ini sedikit “dikagetkan” dengan kedatangan sesuatu yang mirip gerobak bakso, ternyata gerobak itu tak berumur lama, entah karena alasan apa ‘gerobak bakso’ yang sempat beberapa waktu dipergunakan, sekarang teronggok tak berguna di salah satu sudut area parkir widyatama.

Beberapa waktu lalu saya sempat menulis tentang fenomena kedatangan “gerobak bakso” disini, tapi yang menarik sekarang adalah kenapa gerobak bakso itu hanya digunakan sebentar saja? Mengapa sekarang disimpan seolah-olah tak berharga?. Dugaan saya, yang menyebabkan gerobak bakso tak diperkenankan dipakai adalah..
ketidaksetujuan pegawai penjaga tiket yang tidak berkenan dengan kedatangan “gerobak bakso” ini, hal ini diperkuat ketika gerobak bakso ini baru datang dan saya ambil fotonya, beberapa pegawai bergumam “alus a, teu satuju urangmah, ngewa lah” kira-kira seperti itu. Yang saya tangkap dari perkataan itu adalah ketidaksetujuan pegawai atas keberadaan ‘gerobak bakso’ yang sebenarnya bertujuan untuk memperbaiki system perparkiran motor di widyatama yang jujur saya katakan ketinggalan zaman.

Entah ada musyawarah antara pihak kampus sebagai pembuat kebijakan dengan pegawai penjaga parkir atau tidak, yang jelas pengadaan “gerobak bakso” yang sebenarnya berjumlah 2 unit ini nyatanya sekarang sia-sia saja. Untuk itu hendaknya kejadian ini dijadikan pelajaran bagi kita semua bahwa dalam pengambilan keputusan, hendaknya seluruh pihak yang terkait ikut dilibatkan, pikirkan masak-masak apakah keputusan yang nantinya diambil akan menguntungkan seluruh pihak atau tidak, jangan memaksakan ego dan kepentingan kita sendiri, pikirkanlah secara matang, apalagi ini berhubungan dengan kepentingan public, so..kita lihat saja perbaikan system parkir widyatama selanjutnya.

Pempek Termahal Sepanjang Hayat

a..nanti nitip pempek di depan pom bensin Jl.Dipati ukur ya..cuma seribuan da…” kata-kata itu terlontar oleh pacar saya yang minta dibawakan pempek ketika percakapan lewat telepon malam hari sebelumnya, tanpa ragu saya iyakan permintaannya, dalam pikiran saya harganya cuma seribuan , paling apes habis 20 ribuan, pikirku.
Singkat cerita, esoknya sehabis selesai mengurus mutasi motor di SAMSAT, saya langsung mencari lokasi pempek di depan pom besin Dipati Ukur. Sepanjang jalan kutelusuri perlahan, sekitar pom bensin saya lihat sekilas, tak ada toko pempek yang nampak, saya terus melaju menjauhi pom bensin itu karena teringat pernah dapat info ada pempek yang enak namun letaknya tak di depan pom bensin,tapi masih di jalan yang sama, mungkin tempat itu yang pacar saya maksud.
Tak jauh dari sana, terlihat display yang bertuliskan PEMPEK PAK Rxxxx (maaf saya tidak berani menyebutkan) dengan percaya diri, saya yakin tempat ini yang pacar saya maksud. Langsung saja saya parkirkan motor di depan tokonya, agak kaget juga ketika..
lihat interior tokonya tak menggambarkan pempek yang saya pikir seribuan itu. Tanpa banyak basa basi, langsung saya pesan pempeknya “mas, pempeknya dibungkus ..kapal selam 4, lenjer 4 , yang kecil ini 3, yang itu 3, ga usah digoreng ya” ga ada persaan aneh sampai akhirnya saya melihat harga yang tertera dibawah masing masing jenis pempeknya yang ternyata jauh dari perkiraan saya. Harga satu pempek kapal selam Rp10.000, lenjer Rp6000, pempek kecil Rp.3500. saya sempat syok melihat harga yang jauh dari perkiraan, yang saya pikir hanya 1000an..oh tidakkkkkkkkkk…saya menjerit dalam hati. Untungnya baru ngambil cash, jadi sedikit agak lega, dengan langkah yang berat, kaki ini melangkah ke tempat kasir, si mbak kasir bermain main dengan kalkulatornya, benar saja Rp.85000 harus saya bayar..dengan sangat menyesal akhirnya saya bayar juga.
Perasaaan campur aduk terasa di sepanjang jalan pulang, kesel pasti…tapi mau apa lagi sudah terjadi,saran dari saya jika melakukan pekerjaan hendaknya dilakukan secara hati-hati, jangan terburu-buru dan tergesa-gesa, dapatkan informasi selengkap-lengkapnya jangan sepotong-sepotong dan yang terakhir,lakukan secara ikhlas.

Yang Baru di Universitas Widyatama

Menjelang tahun ajaran baru 2009/2010 universitas widyatama, kampusku tercinta nampaknya tak mau ketinggalan mencuri hati para calon mahasiswa dengan terus membenahi dan memperbaharui fasilitas di Universitas Widyatama ini. Setelah tahun ajaran sebelumnya membangun “Pustaloka” yang dipergunakan untuk ruang perpustakaan dan ruang kelas, tahun ini gebrakan yang tak kalah hebatnya adalah pembangunan bangunan yang mereka sebut L’Arc d’Academia.
L’Arc d’Academia yang berarti gerbang akademik, adalah sebuah main hall yang cukup megah, terletak di pintu gerbang “gedung c” atau jika kita pertama kali masuk ke kampus ini, main hall ini akan tampak begitu gagah seakan menyihir para pengunjung untuk menatapnya beberapa saat. Tidak bisa dipungkiri pembangunan main hall ini sebagai upaya untuk memberikan kesan mewah,megah,elegan yang pada akhirnya akan memberikan value added bagi kampus ini. mungkin juga pembangunan ini sebagai strategi marketing yang lagi-lagi untuk menjaring calon mahasiswa baru.
Yang menarik dari main hal ini adalah berdirinya fosil batang pohon yang konon hidup di zaman Pliocene kira-kira 1-5 juta tahun lalu, fosil yang bernama lokal sempur dilenna sp. ini berbobot 1670kg ditemukan di kawasan lebak, provinsi Banten. Tujuan disimpannya fosil tepat di pintu gerbang utama ini mungkin sebagai symbol bahwa, semakin lama unversitas ini berdiri, semakin kokoh universitas ini sebagai universitas yang diperhitungkan di kancah pendidikan nasional maupun internasional.
Fasilitas lainnya yang baru-baru ini dipersiapkan adalah food court atau pujasera yang terletak di lantai dasar gedung B, atau gedung berlantai 6 yang terlihat menjulang paling tinggi di lingkungan kampus ini. Keberadaan food court ini tentunya disambut hangat oleh seluruh civitas akademica universitas widyatama. Bagaimanapun ketersediaan makanan dan minuman yang bersih,sehat dan terjangkau sangat diinginkan oleh mahasiswa maupun karyawan di universitas widyatama ini. Food court inilah yang mencoba menjawab kebutuhan civitas akademica dalam kebutuhan makanan dan minuman yang bersih,sehat,lezat dan terjangkau.
Fasilitas lainnya yang diperbaiki adalah Wall climbing yang seluruh papannya diganti. Tentunya perbaikan fasilitas wall climbing ini disambut gembira para anggota bramatala, UKM pecinta alam yang beberapa waktu lalu sempat terpukul karena salah satu anggotanya meninggal di kawasan gunung. Walaupun belum sepenuhnya rampung, namun wall climbing yang diberi cat warnya kuning cukup membuat pemandangan yang beda, kita tunggu saja inovasi,pembangunan,pembaharuan lainnya yang dilakukan kampus tercinta ini, viva widyatama!!.